Februari
yang cerah dan ceria, secerah hatiku, seindah nyanyian burung-burung di pagi
yang cerah. Bismillah. Aku berangkat ke kampusku tercinta ditemani dengan sang
mentari yang bersinar indah. Ini adalah hari pertama dimana aku akan kuliah di
semester dua setelah ku lewati libur panjang yang sangat membosankan.
***
Seperti
biasa aku pun berjalan menelusuri kampusku yang hijau nan indah. Sudah lama
rasanya aku meninggalkan kampus tercinta ini, aku rindu dengan suasana
kampusku, aku rindu dengan teman-temanku , aku rindu canda-tawa mereka, dan aku
sangaaaat rindu dengan tugas-tugas yang menumpuk yang merampas waktu
istirahatku. Aku rindu jajanan yang ada disana. Dan aku rindu segala yang ada
di kampus. :D Hehehe
***
“Nanaaa~!”
aku berteriak memanggil temanku seraya mengejarnya yang baru saja turun dari
angkot
“hei
wen, apa kabar?” ia menyambutku seraya menjabat tanganku.
“Alhamdulillah
luar biasa sehat” jawabku semangat.
“kamu
juga kan?” sambungku.
“iyah
, Alhamdulillah, gimana liburannya?”
“yah
biasa lah na, jadi babu di rumah sendiri dan ku lakukan dengan senang hati.
Hihihi” cerocosku sambil berjalan dan menggandeng tangannya.
***
Tak
terasa kami telah sampai di kelas, percakapan singkat itu membuat kami merasa
begitu cepat sampai di depan pintu kelas. dan disana terlihat banyak
teman-temanku yang telah deluan duduk manis sedang asyik memperbicangkan
tentang seputar liburan mereka.
***
“Wuah~
ini bulan februari yah girls?” ucap Cacha temanku yang paling centil di kelas
dengan wajah sumringah.
“iyaa~
emang kenapa?” jawabku aneh.
“Yaampun
gals, Valentine bentar lagi tau. Seminggu lagi.”
“Wuuuuuaw,
iya bener-bener cha. wiiiw” teman-temanku yang lain juga keliatan pada hepii
dan histeris.
Valentine’s Day (VD) bikin bumi yang tadinya biru berubah
funky hunky kinky pinky. Dunia yang kering kerontang mendadak bertaburan cinta.
Taman bunga yang merunduk layu sekonyong-konyong bermekaran. Cinta, di
mana-mana cinta. Cinta, deritanya tiada akhir (Pat Kay banget). Asal Februari,
pasti VD.
“Kamu
semua ada plan apa nih girls?” jiaaa~ si cacha ngelanjutin obrolannya.
Temanku
satu persatu menyampaikan rencananya
“aku
mau kencan dong sama pacar aku”
“aku
sih bakal ngungkapin perasaanku sama si….*tiiiit” O’ooouw
“kalo
aku bakal tuker-tukeran kado nih girls sama
gebetan aku”
“nah
kalo aku, aku berharap kalo nanti malam bakal ada yang ngasih aku coklat,
mawarmerah, gaun pink, hmm”
“jiaah
Girls, aku jomblo nih. Kayaknya aku bakal nonton konser aja deh. Siapa tau
bakal dapet gebetan.wkwk”
“kalo
kamu wen?” gubraak tiba-tiba pertanyaan itu menjurus kepadaku.
“uapaah?
Sayaa?” tanyaku kaget.
“Lah
ya iya. Kamu”
“Owh
yaya. Mau tau? Mari mendekat” merekapun mendekati aku tak sabar menunggu
jawaban yang keluar dari bibirku.
“a-ku
ma-u ken-can girls. sssssst” ku taruh jari telunjukku ke bibirku sambil
berbisik.
“whaaat?
kamu udah punya pacar yah?” sontak teman-temanku pada kaget.
“ya
iyahlah, masak kamu aja sih yang punya” jawabku tak mau kalah.
“tapi
kamu kok ga pernah cerita sih? Kenalin dong sama kita”
“yakiiin?”
“he
em”
“siapa?”
“nih”
aku menunjukkan buku-buku dan pensilku. Hihihihi :D
“wooooo,
dasar wenny dudud. Kirain seriuss aaah” :P cubitan maut pun mendarat di pipiku.
“aih,
aih, sakit tauuu” aku merintih dan mengelus-elus pipiku yang mulai memerah.
“yaudah
teman-teman, gimana kalo nanti hari minggu kita ngumpul di rumah aku aja untuk
buat coklat, kalian mau gak?” ajak cacha.
“mau
mau mau, setujuuuu” jawab mereka serentak.
“aiiiih,,
giliran buat coklat cepat banget, tapi kalo diajak kerja kelompok aja, udah
kayak gunung aja tuh badan, ga bisa dipindahin” batinku.
***
“gals,
kalian serius nih mau ikut ngerayain valentine?” aku menghampiri teman-temanku
yang sedang asyik membuat coklat.
“yah
dong, secara gitu ini kan momen yang paling istimewa bagi remaja-remaja seperti
kita”
“iyaa,
ini kan hari kasih sayang seduniaa say”
“daaan,
besok malam aku akan ngedate dengan my
prince. Ouhh so sweet”
“wuuu
dasar kalian” aku bersorak Karena geli melihat tingkah mereka yang pada lebuaaay :D
***
Selagi
asyik-asyiknya ngobrol kak Lila yang merupakan kakaknya cacha datang
menghampiri kami.
“wuah,
adik-adik kakak yang manis semangat banget yah buat coklatnya”
“iyah
nih kak, kakak mau ikutan?” Tanya nana.
“boleh
boleh. oya, ini coklatnya buat apa sih dek? Kok tumben-tumbenan gitu?”
“jiah~
si kakak pura-pura ga tau. Ini kan bulan februari lho kakakku sayang” ucap
cacha.
“yah,
so what?”
“di
bulan ini kan ada V-day kak. valentine day” timpalnya.
“Hahaha
iya iya. kakak mau nanya dong, Menurut adik-adik V-day itu apa sih? coba mulai
dari wenny”
“emh?
Apa yaah kak? Valentine itu sih…… hmmm, coklat, nyam nyam nyam” ujarku
sekenanya seraya mengunyah potongan coklat.
“haha,
ada-ada aja kamu dek. Kalo Nana?”
“valentine
itu yah kak, hari kasih sayang. Dimana kita punya kesempatan untuk
mengungkapkan rasa sayang kita kepada
orang yang kita sayang”
“kalo
Indah?”
“hmmm,
Hari valentine itu adalah hari cinta sedunia kak. Dan identik dengan pink,
pemberian kado, coklat, mawar, hati, cupid” terang indah.
“Cacha
ga ditanya kak? Ahh~ curang deh!” ujarnya ngambek.
“Eh
iya. Kelupaan. Kalo kamu sayang?”
“VDAY
itu adalah hari rayanya muda-mudi. hihihi” Gubrak? Hari raya? 0.o
“Wahwah.
Manis manis banget yah jawabannya. Hihi. Adik-adik tau ga sejarah valentine itu
gimana?” Tanya kak lila.
“hmmmmmmmm~”
semuanya menggeleng.
“Jadi
belum tau ni sejarah manisnya Vday? yaudah Yuks kita kupas secara tajam,
setajam pisaauu”
“Haha.
Kakak ada-ada aja deh. Yuks yuks” kamipun langsung mengambil posisi untuk
mencari posisi yang enak untuk mendengarkan kak lila.
“Sejarah tentang valentine itu banyak banget lho dek di
internet dengan berbagai versi. Nanti kapan-kapan browsing aja ya. Sambil-sambil
waktu buka fesbuk atau twitter.” Kak Lila memulai pembicarannya dan kami hany
bergumam.
“ Tapi, Valentine yang
paling populer dan paling banyak dikaitkan dengan perayaan VD adalah yang hidup
di Roma pada sekitar abad ke-3 M. dia hidup pada masa kekuasaan Kaisar Claudius
II. Ketika itu Kaisar Claudius II mengadakan banyak sekali perang dengan
kerajaan luar. Terang aja yang namanya perang membutuhkan banyak tentara.
Kaisar berpikir kalo anak-anak muda pada nikah ntar semangat juangnya jadi
turun. Mereka jadi ogah berangkat perang karena udah terikat sama istri, anak,
dan keluarganya. Makanya dia ngeluarin aturan untuk melarang pertunangan dan
perkawinan. Anak-anak muda harus ikut wajib militer dan maju ke medan perang.
Lebih ekstrim lagi, pendeta yang berani menikahkan orang yang saling jatuh
cinta akan dihukum mati. Valentine secara diam-diam menentang aturan itu, dan tetep
menikahkan pasangan muda (“lha wong mau kawin kok dilarang-larang?” kira-kira
gitu) dengan bantuan rekannya sesama pendeta bernama Marius. Akhirnya
ketauanlah apa yang diperbuat Valentine, dia ditangkap, dipukuli, dan
dijebloskan ke penjara. Tanggal 14 Februari sekitar tahun 270 M Valentine
dihukum mati. Karena dedikasinya kepada cinta suci, kemudian dia digelari
“Saint”. Tetapi sejak abad 16 M upacara keagamaan
tersbut mulai berangsur-angsur hilang dan berubah menjadi perayaan bukan
keagamaan. Hari valentine kemudian dihubungkan dengan pesta jamuan kasih sayang
bangsa romawi kunoyang disebut “supercalis” yang jatuh pada tanggal 15
februari. Setekah orang-orang romawi itu masuk agama nasrani (kristian) pesta
“supercalis” dikaitkan dengan upacara kematian St. valentine. Penerimaan
upacara kematian St. Valentine sebagai “hari kasih sayang” juga dikaitkan
dengan kepercayaan orang eropa bahwa waktu kasih sayang itu mulai bersemi bagai
burung jantan dan betina pada tanggal 14 februari. Dari sini dapat diambil
kesimpulan bahwa moment ini tidak lebih bercorak kepercayaan atau animism
belaka yang merusak akidah muslim sekaligus memperkenalkan gaya hidup barat
dengan kedok percintaan, perjodohan dan kasih sayang.” kak lila menjelaskannya
dengan sedetail-detailnya.
“Wah,
jadi VD itu budaya kufur ya kak?, nggak ada
sedikitpun berasal dari Islam”. Tanyaku
“Iya dek. Itu sangat bertentangan dengan akidah kita,
makanya islam sangat melarang keras
perayaan hari besar kaum kafir. Apalagi VD itu identik dengan kemaksiatan. “Dan janganlah kamu mengikuti
apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran,
penglihatan, dan hati akan diminta pertanggungjawabannya” (Al-isra’:36).
“Barangsiapa meniru suatu kaum, ,maka ia termasuk dari kaum tersebut” terangnya.
“owwh,
jadi ngerayain valentine haram donk kak?”
“iya
dong sayang. Emang kalian mau termasuk kaum kafir dengan mengikuti mereka?”
“Hiiiy
nggak deh kak, walau bandel-bandel gini kami ga mau deh disamain sama mereka”
“Walo
sekedar toleransi dan setia kawan kak?” cacha masih kurang puas.
“Yaelah
Cacha yang cakep dan imut , Jangan kotori akidah kita deh dengan alasan
toleransi dan setia kawan. Karena kalo dikatakan toleransi, islamlah yang
paling toleransi di dunia. Betul gak?” jelasku.
“Hehehe. Iya adik-adikku yang pinter-pinter.
Tujuan mengungkapkan rasa kasih sayang sesama saudara adalah baik. tapi bukan
semenit untuk sehari dan sehari untuk setahun. Dan bukan pula berarti kita
harus berkiblat pada valentine seolah-olah meninggikan ajaran lain diatas
islam. Islam diutuskan kepada kepada umatnya dengan memerintahkan umatnya untuk
berkasih sayangdan menjalin persaudaraan yang abadi dibawah naungan Allah yang
maha pengasih lagi maha penyayang rasulullah bersabda “tidak beriman salah
seorang diantara kamu sehungga ia cinta
kepada saudaranya seperti cintanya kepada diri sendiri”.
“dan jika kamu mengikuti kebanyakan orang di
muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka
tidaak lainnya hanya mengikuti prasangka belaka, dan mereka tidak lain hanyalah
berdusta (Kepada Allah) (Al-an”am : 116)” terang kak lila.
“Nah,
gimana girls? Mau ngerayain V-day? Udah nguras laut ajaa sanaa :D
No comments:
Post a Comment